Peredaran uang meningkat di Juni 2017

Bank Indonesia | 31 July 2017

Pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Juni 2017. Posisi M2 sebesar Rp5.278,9 triliun atau tumbuh 11,4% (yoy), lebih tinggi dibanding dengan bulan lalu yang tumbuh sebesar 11,1% (yoy).

Peningkatan pertumbuhan M2 bersumber dari komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) yang tumbuh 17,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan Mei 2017 sebesar 14,0% (yoy).

Berdasarkan faktor yang mempengaruhi, peningkatan pertumbuhan M2 ini disebabkan oleh ekspansi operasi keuangan Pemerintah Pusat (Pempus). Ini tercermin dari kewajiban kepada Pempus (simpanan Pempus di BI dan perbankan) yang tumbuh melambat dari 35,5% (yoy) pada Mei 2017 menjadi 20,8% (yoy) pada Juni 2017.

Sementara itu, suku bunga kredit menurun sejalan dengan penurunan suku bunga simpanan berjangka. Pada Juni 2017, rata-rata suku bunga kredit tercatat 11,77%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 11,83%.

Demikian halnya dengan suku bunga simpanan dengan tenor 1, 6, 12 dan 24 bulan yang masing-masing tercatat sebesar 6,30%, 6,95%, 7,05% dan 6,95%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,37%, 7,03%, 7,11% dan 6,97%. Di sisi lain, suku bunga simpanan dengan tenor 3 bulan masih stabil berada di 6,62%.