BI Sementara Hentikan 4 Produk E-Money

Tempo.co | 07 October 2017

Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah menghentikan sementara empat produk layanan isi ulang platfrom e-money. Pihak BI menegaskan bahwa produk tersebut tidak berlisensi. Diantara produk tersebut adalah BukaDompet oleh Bukalapak, TokoCash oleh Tokopedia, ShopeePay oleh Shopee, dan Paytren oleh Yusuf Mansyur.

Direktur BI, Pungky Purnomo Wibowo juga mengatakan bahwa tindakan ini dilakukan karena empat produk menggunakan e-money tersebut telah mengakomodir transaksi hingga miliaran.

Layanan produk tersebut termasuk kredit top-up tidak dapat diakses. Layanan lain yang ditawarkan oleh platform tetap dapat dioperasikan.

Layanan top-up TokoCash dan ShopeePay telah dihentikan sejak pertengahan September. Sedangkan, layanan top-up OpenDompet menjadi tidak tersedia sejak (02/10). Ahmad Zaky selaku CEO Bukalapak mengatakan bahwa dia mendapat izin agar layanan top-up bisa aktif kembali.

Hal yang sama dikatakan bos Tokopedia William Tanuwijaya bahwa mereka telah memproses untuk mendapatkan izin, sejak beberapa waktu lalu.

Berdasarkan Surat Edaran BI yang menjadi turunan peraturan BI No.11 / 2009 tentang Uang Elektronik, semua platform e-money yang memiliki atau berencana mengelola dana Rp1 miliar harus memiliki izin. Proses perizinan bisa dilakukan selambat-lambatnya 90 hari kerja dan harus diperbaharui setiap lima tahun sekali.

 

#Suspend #e-Money #Paytren