Perbankan BUMN Tunggu Izin BI untuk Terapkan QR Code

OkeZone | 12 October 2017

Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunggu izin dari Bank Indonesia (BI) terkait sistem pembayaran berbasis Quick Response (QR) Code atau layanan digital perbankan untuk diterapkan di bank-bank milik negara.

Gatot Trihargo selaku Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN mengatakan beberapa bank BUMN telah mengajukan izin kepada BI untuk layanan digital bank berupa sistem pembayaran berbasis QR Code ini.
"Kan ini prosesnya ada di BI. Jadi ini masih dalam proses," katanya saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/10).

Sistem pembayaran berbasis QR Code merupakan sistem pembayaran melalui ponsel pintar, nasabah harus mengunduh aplikasi mobile banking pada bank yang dimaksud. QR Code diklaim dapat menggantikan mesin EDC (Electronic Data Capture) yang digunakan sebagai sarana alat pembayaran.

Bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himbara seperti Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI) tengah mengembangkan sistem QR Code untuk menggantikan mesin EDC.
"Untuk Bank BNI sudah, tinggal nunggu dari BI-nya," ujarnya.

Selain BNI, Bank BTN juga siap meluncurkan sistem pembayaran QR Pay yang akan dilakukan pada Triwulan IV 2017. BTN bekerja sama dengan berbagai merchant untuk menyukseskan peluncuran QR Pay yang juga diklaim dapat menggantikan mesin EDC.

Pengembangan sistem QR Code memang diharapkan akan membuat akses bank terhadap dana retail akan semakin meningkat. Dengan adanya sistem QR Code dalam aplikasi mobile banking, dapat memudahkan merchant dan para nasabah dalam melakukan pembayaran saat bertransaksi langsung karena produk tabungan maupun kartu kredit nantinya juga terkoneksi langsung dengan aplikasi tersebut.

 

#Perbankan #BUMN #QR Code