Dana APBD Jangan Sampai Parkir di Bank

Kemenkeu | 26 October 2017

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Kepala Daerah untuk menggunakan dana semaksimal mungkin guna mendorong perekonomian. Tidak hanya disimpan atau ibarat diparkirkan di bank daerah.

"Saya tahu masih banyak dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang parkir di Bank Pembangunan Daerah (BPD)," katanya kepada para Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia di komplek Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/10).

Presiden tidak lupa mengingatkan kepada Kepala Daerah, dana yang ditransfer pemerintah pusat ke daerah berasal dari penerimaan pajak. Pengumpulan pajak bukan persoalan yang mudah.
"Seperti ini kita ikuti terus, jangan sampai kita cari penerimaan dari pajak sulit. Kita transfer ke daerah duitnya malah tidak digunakan tapi diparkir di bank," jelasnya.

Presiden berharap Kepala Daerah mengajak setiap dinas agar segera merealisasikan belanja. Khususnya belanja yang berkaitan dengan masyarakat umum.
"Saya minta kejar dinas-dinas itu biar langsung dipakai," ujarnya.

Presiden mengumumkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) bahwa dana parkir terbesar di perbankan daerah yaitu Kabupaten Tangerang 38%, Jember 36%, dan Kota Tangerang Selatan 32%.

Presiden juga mengapresiasi daerah yang mampu merealisasikan anggaran dengan cepat. Seperti Pariaman dengan 87%, Kabupateng Tasikmalaya 76%, Garut 65% dan Ciamis 60,6%.
"Ini berarti kerjanya ngebut," tegas Presiden.