BNI Salurkan Bansos Kepada Lansia dan Penyandang Disabilitas

Antarasumbar | 11 November 2017

Padang - BNI dipercaya oleh Direktorat Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial sebagai penyaluran bantuan sosial. Dalam kegiatan Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) dan Pemberian Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB). Ini merupakan wujud komitmen dalam memberi pelayanan inklusi keuangan dan mendukung program pemerintah.

Di Sumatera Barat sebanyak 1.150 Lansia dan 1.116 penyandang disabilitas. Adapun total penyaluran adalah sebesar Rp. 920.000.000,- untuk bantuan ASLUT dan Rp. 1.339.200.000,- untuk bantuan ASPDB. Terbagi dalam empat kota yaitu Kota Padang, Solok, Bukittinggi dan Payakumbuh.

Program ASLUT ini akan diberikan kepada 30.000 lansia yang masing-masing akan menerima Rp200.000/bulan di 34 provinsi, 418 Kabupaten/Kota, 1.531 Kecamatan dan 4.492 Desa.

Adapun kriteria lansia berusia 60 tahun ke atas dengan kondisi sakit menahun terlantar atau bergantung kepada orang lain, tidak tinggal dengan keluarga dan tidak memiliki penghasilan tetap.

Program ASPDB diberikan kepada 22.500 penyandang disabilitas berat yang masing-masing akan menerima Rp300.000/bulan di 34 Provinsi, 366 kabupaten/kota, 4.407 kecamatan.

Kriteria penerima ASPDB adalah penyandang disabilitas berat berusia 2 hingga 59 tahun, disabilitasnya tidak dapat direhabilitasi, dan hidup bersama keluarga miskin.

Dalam penyerahan simbolis Bansos ASLUT dan ASPDB, Wakil Pimpinan Wilayah Padang, Firmansyah
berharap BNI dapat melakukan percepatan penyaluran BNI mengoptimalkan Agen46 BNI yang merupakan perpanjangan tangan dari BNI untuk pencairan dana para penerima ASLUT dan ASPDB.

“Diharapkan ke depan dapat melalukan pencairan dana di Agen46 terdekat, sehingga dapat memudahkan dan mempercepat akses transaksi perbankn oleh penerima manfaat” katanya, di Dinas Sosial Kota Padang, Jum'at (10/11).

Rahmat Hidayat selaku CEO BNI Region Sumbar, Riau dan Kepri dilain waktu menyerahkan langsung kepada penerima manfaat yang tidak bisa ikut dalam penyerahan di Dinas Sosial Dharmasraya. Bersama tim BNI Cabang Solok, Rahmat Hidayat, tanpa ragu mendatangi rumah penerima manfaat.

“Mudah-mudahan berkah dan bermanfaat bagi penerirma bantuan, dan selain itu kami bisa melihat dan merasakan langsung kondisi penerima bantuan tersebut” ujarnya.

Dengan kartu yang diterima oleh penerima manfaat, penyaluran dapat dilakukan dengan pemindahbukuan terhadap masing-masing virtual account penerima bantuan tanpa pembukaan rekening asli bagi penerima bantuan.

Penerima manfaat tetap dapat melakukan transaksi operasional keuangan di berbagai Channel BNI, seperti Teller, ATM, EDC yang akan memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan asistensi sosial melalui peningkatan efisiensi proses pembukaan rekening penerima bantuan.

 

#Bansos #Lansia #Disabilitas #BNI #Padang