Pemerintah akan Kelola 21.000 Hektar Lewat Bank Tanah

Merdeka | 14 November 2017

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN), selama masa pemerintahan Joko Widodo telah mencatat Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN) seluas 23.795,45 hektar.

Sofyan Djalil selaku Menteri ATR/Kepala BPN mengatakan saat ini masih ada TCUN yang belum dimanfaatkan sepenuhnya yakni sebesar 21.429,04 hektar. Rencananya lahan tersebut akan dialokasikan untuk program bank tanah.

"Kita sedang bahas mengenai bank tanah mudah-mudahan akhir tahun ini atau di awal tahun depan akan diteken Perpres. Sehingga bank tanah akan mengatur dan mengelola TCUN dan catatan kami, puluhan ribu hektar bisa kita berdayakan," ungkapnya, di Jakarta, Selasa (14/11).

Bank tanah dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai tanah yang belum dimanfaatkan secara utuh.

"Nanti setelah masuk ke dalam bank tanah bisa dilakukan akses secara lebih baik. Tanah ini harus dimanfaatkan secara optimum, karena kalau menganggur jadi tidak punya nilai," jelasnya.

Namun, Himawan Arif selaku Kepala Pembentukan Bank Tanah Kementerian ATR menjelaskan bahwa rencana ini sedan dibahas bersama Kementerian Koordinator bidang Perekonomian dan delapan Kementerian lainnya, serta Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan.

"Sudah dibahas dalam rapat dengan Kemenko Perekonomian. Di mana sembilan kementerian sudah hadir termasuk LMAN kita undang juga. Jadi sebetulnya antara LMAN dengan BPN mengenai bank tanah sedikit berbeda, kalau LMAN mengelola tanah yang sudah masuk dalam aset negara, kalau tanah BPN masuk dalam inventaris kekayaan negara," jelasnya.

Bank tanah nanti dapat berasal dari berbagai sumber tergantung hasil pembahasan pemerintah.

"Sumbernya bisa tanah terlantar, tanah timbul, bisa hasil pelepasan kawasan hutan, bisa tanah lain dan memang saat ini belum spesifik karena pembahasannya belum selesai. Akhir tahun ini atau awal tahun 2018 kita target sudah selesai pembahasannya," terangnya.

 

 

#Bank_Tanah #