Upaya BI Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

LIPUTAN 6 | 08 March 2018

Jakarta -Bank Indonesia (BI) akan konsisten dan berhati-hati merespons dinamika pergerakan tukar rupiah dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia (BI) menyatakan senantiasa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu juga konsisten dan berhati-hati merespons dinamika pergerakan nilai tukar rupiah.

Gubernur BI, Agus Martowardojo menegaskan bahwa hal ini dilakukan untuk memastikan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan tetap terjaga sehingga keberlangsungan pemulihan ekonomi dapat berlanjut.

"Respons Bank Indonesia ditempuh untuk mengelola dan menjaga fluktuasi (volatilitas) nilai tukar rupiah agar tetap sejalan dengan kondisi fundamental makroekonomi domestik dengan juga memperhatikan dinamika pergerakan mata uang negara lain," ujar Agus.

Ia juga mengungkapkan dinamika nilai rupiah saat ini merupakan dampak langsung dari kondisi ekonomi global yang terus alami pergeseran kebijakan moneter global, terutama di Amerika Serikat. Ekonomi Indonesia juga semakin terintegrasi dengan sistem keuangan global.

Amerika serikat (AS) yang saat ini tengah memasuki era peningkatan suku bunga dan rezin kebijakan fisikal yang lebih ekspansif.
"Dampak dari kebijakan ekonomi AS tersebut berpengaruh terhadap perekonomian di seluruh negara, termasuk Indonesia yang antara lain tercermin pada dinamika pergerakan mata uang negara-negara di dunia," tambahnya.

Namun demikian, BI meyakini bahwa perekonomian Indonesia mampu hadapi tantangan dari berbagai pergeseran ekonomi global. Hal ini didukung oleh jalinan koordinasi BI dan pemerintah yang semakin kuat sehingga ketahanan perekonomian Indonesia diyakini mampu bertahan.

"Bank Indonesia akan tetap berada di pasar secara terukur untuk mengawal terciptanya stabilitas Rupiah sehingga kepastian dan keyakinan masyarakat terhadap perekonomian nasional tetap terjaga dengan baik," kata Agus